RSS

Beep Bios

12 Jul

BIOS singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:

Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)

  1. Memuat dan menjalankan sistem operasi
  2. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  3. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.

Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut “IBMBIO.COM” (IBM PC-DOS) atau “IO.SYS” (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.

Sebagai deteksi kerusakan PC biasanya dapat merujuk pada bunyi beep dari BIOS. Berikut diantaranya bunyi beep yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk mendeteksi kerusakan PC :

AWARD BIOS

Beep Berulang Panjang Pendek > CPU, KemungkinanCPU tidak terpasang dengan benar atau CPU rusak. Mungkin juga karena panas berlebih. Periksa kipas CPU atau pengaturan BIOS untuk kecepatan kipas yang tepat.

Beep Frekuensi Tinggi Saat Dihidupkan > CPU Panas,  Periksa kipas CPU untuk operasi yang tepat. Gunakan ventilasi udara yang cukup.

1 Beep Panjang 2 Beep Pendek > Kesalahan Video Adaptor, Entah video adaptor yang buruk atau tidak terpasang dengan benar. Periksa juga apakah kabel monitor tersambung dengan benar.

Beep Panjang 3 Beep Pendek > Tidak ada VGA Card atau kerusakan pada VGA, Pasang kembali atau ganti VGA Card.

Beep Terus Menerus > Kesalahan Memori, Periksa apakah memori terpasang dengan benar, bila iya maka dipastikan memori telah rusak.

PHOENIX BIOS

1 Beep > Komputer dalam keadaan baik.

1 Beep Berkelanjutan > CPU, Pemasangan CPU kurang tepat atau kerusakan pada CPU.

1 Beep Panjang 2 Beep Pendek > Motherboard, Terjadi kerusakan pada Motherboard.

Pola Beep 1-1-1-1 > Sistem Memori > Pemasangan memori yang tidak tepat atau kerusakan pada memori.

 
Leave a comment

Posted by on July 12, 2011 in Perbaikan

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: