RSS

Cara Menentukan Harga Jual

25 Mar

Harga memang memegang peranan penting dalam menentukan posisi produk di pasar dan membentuk citra bisnis yang digeluti. Sebelum menetapkan harga, kita harus mengerti benar mengenai faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi biaya. Bila biaya yang telah atau akan terjadi sudah dipahami dengan baik, kita dapat dengan mudah menghitung dan menetapkan harga yang diinginkan.

Secara umum ada dua tipe biaya, yaitu biaya tetap dan biaya tidak tetap. Biaya tetap adalah biaya rutin yang dikeluarkan perusahaan setiap bulannya, misalnya biaya sewa ruangan, sewa peralatan, dan gaji pegawai.

Biaya tidak tetap adalah biaya yang timbul karena adanya bisnis, misalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli dan memperoleh bahan baku yang dibutuhkan.

Pada dasarnya harga yang akan ditetapkan atas produk yang dijual harus mengacu kepada semua biaya yang timbul dan harus dapat memberikan keuntungan bagi  perusahaan. Cara yang paling sederhana untuk menetapkan harga adalah menggunakan metode mark up. Beberapa pengusaha menggunakan pula metode margin. Penetapan harga dengan metode mark up berarti menambahkan sejumlah angka keuntungan di atas jumlah biaya. Mark up biasanya dinyatakan dalam persentase dari biaya, dan dihitung dengan rumus sbb:

Mark Up (%) = (Harga jual-Biaya) X 100%
……………………………..Biaya……………………………….

Sedangkan penetapan harga dengan metode margin menyatakan besarnya keuntungan di atas harga jual. Margin biasanya dinyatakan dalam persentase harga jual dan dihitung dengan rumus sbb:

Margin (%) = (Harga jual – Biaya) X 100%
…………………………..Harga Jual…………………………….

Jika suatu barang diproduksi dengan biaya total Rp. 500 dan dijual dengan harga Rp 1000, berarti telah dilakukan mark up sebesar 100% atau margin 50%.  Orang seringkali rancu mengatakan bahwa ia telah menjual dengan harga dua kali lipat atau mark up 200%, padahal pada contoh kasus ini dapat dihitung bahwa apabila menjual dengan harga dua kali lipat dari harga beli berarti mark up yang terjadi adalah 100% bukan 200%.

Angka mark up dan margin berbeda antara satu produk dengan produk lainnya, tetapi biasanya berada pada kisaran tertentu. Agar memiliki acuan dalam penetapan harga kita bisa bertanya langsung kepada asosiasi perdagangan mengenai kisaran persentase keuntungan umum yang terjadi untuk kategori produk yang dijual.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses menetapkan harga:

  1. Tetapkan harga yang realistis, jangan tetapkan harga terlalu tinggi yang tidak masuk akal atau terlalu rendah hanya supaya produk laku keras dipasaran.
  2. Pastikan semua biaya sudah diperhitungkan.
  3. Bandingkan harga jual yang ditetapkan dengan harga jual kompetitor.
  4. Berekasilah dengan cepat namun tetap hati-hati bila kompetitor melakukan perubahan harga.
  5. Jangan menaikkan harga jual bila terjadi inflasi.
  6. Tidak memberikan diskon terlampau banyak dan sering.
  7. Jangan berpikir bahwa konsumen hanya akan membeli produk dengan harga yang murah.

Harga yang ditetapkan hendaknya juga sesuai dengan berapa jumlah yang bersedia dibayar oleh konsumen atas produk itu. Pada prakteknya tidak mudah untuk menetapkan harga karena pada umumnya konsumen akan berpaling jika harga meninggi. Bila harga produk kompetitor dianggap sebagai harga pasar maka kita dapat menganalisa misalnya apakah konsumen mau membayar harga lebih tinggi untuk produk kita? Bila belum ada kompetitor yang menetapkan harga atas suatu produk maka akan lebih sulit untuk meneliti pada harga berapa onsumen mau membayar. Karena kompetisi cenderung untuk menekan harga maka bila tidak memiliki kompetitor dengan produk berkualitas tinggi, penetapan harga dapat dimulai  dengan menentukan harga tinggi dan merendahkannya bila diperlukan. (sumber : http://arsipbisnis.wordpress.com/2008/09/08/kiat-menetapkan-harga/).

Hal – hal yang mempengaruhi harga jual

  • Biaya penuh untuk memproduksi produk/jasa (dapat diramalkan). BIAYA penuh disini à informasi batas bawah penentuan harga jual. Artinya : Bila biaya penuh tidak boleh lebih besar dari harga jual, supaya tidak menghasilkan “KERUGIAN”
  • Aspek di luar biaya : Selera konsumen, demand dan suplai, jumlah pesaing, harga jual pesaing.
 
1 Comment

Posted by on March 25, 2012 in Tips

 

Tags: , , ,

One response to “Cara Menentukan Harga Jual

  1. vdityv

    February 9, 2013 at 10:04 pm

    Tulisannya Komplit Gan, BTW aku ada tulisan tentang cara menentukan harga” saat harga bahan baku naik turun, thank’s for nunutannya

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: